Meraih Lailatul Qadar

☄ *Risalah Romadon 17*☄

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Sahabat Dakwah

🌙 *Kiat Meraih Lailatulqodar*💐

Rosululloh mencari lailatul qodar dan menyuruh para sahabatnya agar mencarinya juga. Bahkan Beliau membangunkan keluarganya pada 10 malam terakhir romadon.

Lebih dari itu Rosululloh mengencangkan sarungnya kiasan menjauhi istri-istrinya untuk fokus ibadah.
*“Apabila Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memasuki sepuluh hari terakhir (bulan Ramadhan), beliau mengencangkan sarungnya (untuk menjauhi para istri beliau dari berjima’), menghidupkan malam-malam tersebut dan membangunkan keluarganya.”* (HR. Bukhari & Muslim)

Memang lailatul qodar tersembunyi tidak ada yang tahu waktunya secara pasti, hanya di hari ganjil 10 malam terakhir romadon. Namun sebagai perindu pahala istimewa berikut ada beberapa *kiat untuk meraih lailatul qodar:*

👉🏻 *Memberi makan orang yang puasa* baik mengundang mereka buka puasa di rumah atau mengirim makanan untuk orang berbuka puasa

👉🏻 *Solat fardhu berjamaah.* hadits dari ‘Utsman bin ‘Affan radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
*“Siapa yang menghadiri shalat ‘Isya berjamaah, maka baginya pahala shalat separuh malam. Siapa yang melaksanakan shalat ‘Isya dan Shubuh berjamaah, maka baginya pahala shalat semalam penuh.”* (HR. Muslim no. 656

Imam syafi’i dalam kitabnya Al-Um menyebutkan *“Menghidupkan lailatul qadar bisa dengan melaksanakan shalat Isya’ berjamaah dan bertekad untuk melaksanakan shalat Shubuh secara berjama’ah.”*

👉🏻 *Memperbanyak sholat sunah*

👉🏻 *membaca zikir pagi dan petang serta zikir shohih lainnya*

👉🏻 *berbakti kepada orang tua*

👉🏻 *Memperbanyak sedekah*

👉🏻 *Perbanyak tilawah quran*

👉🏻 *Kencengin doa* khususnya doa berikut, Dari ‘Aisyah –radhiyallahu ‘anha-, ia berkata, “Aku pernah bertanya pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, yaitu jika saja ada suatu hari yang aku tahu bahwa malam tersebut adalah lailatul qadar, lantas apa do’a yang mesti kuucapkan?” Jawab Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Berdo’alah: *Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu’anni (Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan Engkau mencintai orang yang meminta maaf, karenanya maafkanlah aku).”*(HR. Tirmidzi no. 3513

Semoga Alloh anugerahkan kita kemulian malam tesebut dengan pahala yang melimpah, Amin
Wallohualam

Nuzulul Qur’an

Malam Nuzulul Quran adalah malam dimana Kitab Suci Umat Islam (Al-Qur’an) diturunkan secara keseluruhan dari Lauhil Mahfudz ke Baitul ‘Izzah di langit dunia.

Kemudian secara berangsur di wahyukan kepada Nabi Muhammad SAW disepanjang kehidupannya atau dalam waktu kurang lebih 23 tahun.

Surat Al-Qur’an pertama yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad adalah Surat Al-Alaq sebanyak 5 ayat.

Untuk Ramadhan tahun 2018/1439 Hijriyah, Malam Nuzulul Qur’an jatuh pada hari Jumat, bertepatan dengan tanggal, 01 Juni 2018, hal tersebut di tarik dari penanggalan Hijriyah, dimana hari jumat , 01 Juni 2018 selepas magrib sudah masuk tanggal 17 Ramadhan.

Oleh karena itu, mari kita memaknai Nuzulul Quran sebagai upaya untuk kembali mempelajari Alquran dan sunnah Nabi. Tiada hari dalam bulan Ramadhan dan selepas Ramadhan kecuali bersama Alquran dan sunah Nabi SAW.

Kedudukan Doa di Bulan Ramadhan

Alhamdulillah tak terasa puasa sudah ke 11 hari , dan di grup whatsapp banyak yang berlomba lomba memberikan artikel yang sangat penting dan kita jalankan … Salah satu nya artikel ini, yuk kita sama sama baca artikel ini semoga bermanfaat 😊

📘📙(Oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)

*Allah Subhanahu wa Ta’ala telah mensyariatkan suatu bulan yang agung, yaitu bulan Ramadhan. Dan Allah telah menjelaskan di dalam Al-Quran tentang syariatNya yaitu di dalam Surat Al-Baqarah ayat 183-187.*

*Allah Ta’ala jelaskan di sana tentang hukum-hukum seputar bulan Ramadhan. Allah menjelaskan tentang kewajiban puasa Ramadan, keutamaannya, dan hal yang lainnya yang berkaitan dengan Ramadan.*

*Di dalam ayat-ayat Ramadhan tersebut Allah menyisipkan satu ayat yang memiliki pesan tersirat yang terkadang membuat bertanya-tanya sebagian orang, mengapa Allah menyisipkan ayat ini? Apa hubungannya dengan ayat-ayat Ramadan sebelum dan setelahnya?*

Allah Ta’ala berfirman:

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُواْ لِي وَلْيُؤْمِنُواْ بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ

*Dan apabila hamba-hambaKu bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo’a apabila ia memohon kepadaKu, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintahKu) dan hendaklah mereka beriman kepadaKu, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS Al-Baqarah [2]: 186)*

*Di tentang ayat-ayat tentang puasa Ramadhan, Allah Ta’ala menyisipkan ayat ini. Dan cukuplah ini sebagai bukti bahwa betapa pentingnya kedudukan doa di dalam bulan Ramdhan.*

*Dan doa-doa yang tidak akan ditolak oleh Allah adalah salah satunya doa seorang yang sedang berpuasa.*

Sumber: https://www.radiorodja.com/27554-kedudukan-doa-di-bulan-ramadhan-khutbah-jumat-ustadz-badrusalam-lc

*Radio Rodja 756 AM | Rodja TV*

🌹🌹